POSTED ON 13 Mei 2015

22 0

MENABUNG KALSIUM SEDARI KECIL


Tulang yang kuat bisa didapat melalui aktivitas fisik serta asupan nutrisi yang cukup, terutama Vitamin D dan Kalsium. Tulang akan tumbuh sejak usia sangat dini, dan pertumbuhan dan pemadatan tulang paling pesat terjadi di usia 1-12 tahun, di mana pada usia 1-5 tahun, tubuh akan tumbuh sepanjang 5-7,6 cm per tahun, sementara di usia 6-12 tahun sebanyak 5-6 cm per tahun. Bagi pria, pertumbuhan tulang akan berhenti di usia 20 tahun dan bagi wanita berhenti di 18 tahun, dengan pertumbuhan sejak usia 12 tahun hingga batas maksimal pertumbuhan tulang mulai melambat.

Kemampuan anak-anak untuk menyerap Kalsium lebih baik dibandingkan dengan orang dewasa, dengan perbandingan 75% penyerapan saat anak-anak dan 20-40% penyerapan Kalsium di usia dewasa. Itulah sebabnya Kalsium sangat penting bagi anak-anak di usia muda agar dapat memiliki tabungan Kalsium di masa depan.

Asupan utama bagi tulang adalah Kalsium dan Fosfor, dua mineral ini biasanya terkandung dalam susu, keju, yoghurt, es krim, dan mentega. Selain itu, kalsium serta fosfor juga bisa didapat dari kedelai, ikan, kerang dan sayuran-sayuran hijau. Kamu bisa menyisipkan makanan-makanan sumber Kalsium tersebut ke dalam menu sehari-hari untuk makanan pokok atau cemilan. Kamu bisa makan sereal untuk sarapan, frozen yoghurt, macaroni schotel atau es krim untuk cemilan dan roti sandwich keju untuk bekal ke sekolah.

Kebiasaan mengonsumsi sumber Kalsium serta Fosfor yang sehat sejak kecil bisa membuat kebiasaan yang baik untuk tulang kamu sampai dewasa karena nutrisi untuk tulang dapat dipenuhi dengan baik. Pastikan menu kaya kalsium selalu tersedia di meja makan. Apalagi bagi anak-anak yang membutuhkan Kalsium 2 hingga 4 kali lebih banyak per kilogram berat badan dibandingkan mereka yang sudah dewasa.

Agar tubuh dapat menyerap dan menggunakan Kalsium-Fosfor dengan maksimal, maka rasio asupan Kalsium dan Fosfor harus 2:1 karena terlalu banyak mengonsumsi fosfor dapat menghambat penyerapan Kalsium dan berujung pada kekurangan Kalsium dan pengeroposan massa tulang saat dewasa.

Di luar Kalsium dan Fosfor, Vitamin D, prebiotik serta magnesium dalam tubuh juga bisa membantu tubuh menyerap Kalsium dengan lebih baik. Untuk hal ini, rasio antara Kalsium dan Magnesium sebaiknya 2:1. Kalsium dan nutrisi-nutrisi yang dibutuhkan bisa didapat dari suplemen multivitamin dan mineral, tapi jauh lebih baik kalau kamu bisa memenuhinya melalui konsumsi makanan yang menyehatkan sehari-hari.


Tags : healthy

Share on :