POSTED ON 29 Sep 2017

24 0

7 Stasiun Kereta Api Terkece di Dunia


Hampir setiap pekerja bekerja di beda kota dengan tempat tinggalnya, menggunakan transportasi umum, seperti kereta api. Kondisi fasilitas dan kenyamanan menunggu di stasiun mungkin masih terasa cukup minim di sebagian besar stasiun di Indonesia. Hanya stasiun-stasiun besar sajalah yang mampu memberikannya. Namun, berbeda di 10 stasiun ini. Beberapa arsitek mendengar keluhan warga tentang desain stasiun, dan akhirnya membuat desain stasiun transit yang paling unik sepanjang masa. Apa saja sihi stasiun kereta api yang unik itu? Yuk kita lihat di sini!

1. Stasiun Shibuya – Tokyo, Jepang

Dirancang oleh arsitek Tadao Ando, ??stasiun Shibuya adalah salah satu stasiun kereta komuter tersibuk di Jepang-ini melayani lebih dari 2 juta penumpang setiap hari. Nielsen mengatakan bahwa ketika arsitek mendesain sebuah stasiun, mereka menginginkan pengalaman komuter menjadi menyenangkan. Ando merancang stasiun seperti pesawat ruang angkasa di bawah tanah. Uniknya lagi, stasiun ‘pesawat ruang angkasa’ ini juga ramah lingkungan, memungkinkan udara segar dan cahaya masuk melalui kaca dan poros ventilasi, serta mempunyai sistem pendingin air di dinding fiberglass, jadi mengurangi penggunaan daya stasiun.

2. Drassanes Station – Barcelona, ??Spanyol

Seperti melihat set film `Tron` atau `Star Wars`? Tidak, stasiun ini merupakan stasiun yang berada di Kota Barcelona, Spanyol. Berbagai masalah drainase membuat pemerintah Spanyol tergerak untuk merenovasi stasiun ini pada tahun 2007. Karena stasiun aslinya sangat kecil, arsitek harus merancang ulang stasiun dengan efisien dalam batasan tertentu. Tapi hasilnya? Jangan ditanya, keren banget, Movers!

3. Candidplatz – Munich, Jerman

Stasiun ini tampak artsy di seluruh ornamennya. Mulai dari dinding, lantai, bahkan pilar bergambar nyata dapat dilihat ketika kamu berkunjung ke Munich, Jerman. Kamu seperti berada di tempat yang cantik, dan sepertinya dengan melihat ke sekeliling, waktu kamu menunggu kereta pun tidak akan terasa.

4. Toledo Station – Naples, Italia

Stasiun ini memang sengaja dibangun dengan berbagai unsur ekstetika, fungsional, dan kenyamanan. Stasiun yang terletak di Naples, Itali. Stasiun ini mempunyai desain bintik-bintik biru dan putih pada dinding, langit-langit unik di atas eskalator, dan juga `lubang cacing` sepanjang 38 Meter untuk bisa mencuat di permukaan.

5. T-Centralen – Stockholm, Swedia

T-Centralen adalah satu-satunya stasiun dalam sistem di mana semua jalur Metro Stockholm bertemu. Pada hari-hari biasa, stasiun tersebut melihat sekitar 220.000 penumpang melewatinya, menjadikannya stasiun transit tersibuk. Stasiun T-Centralen dihiasi dengan batuan dasar dan dinding yang indah sehingga membuat terasa berada di sebuah goa asli. Kamu bisa menemukan stasiun ini di Stockholm, Swedia.

6. Arts et Métiers – Paris, Perancis

Stasiun Arts et Metiers berarti Museum Seni dan Kerajinan, ini terletak di Paris, Perancis ini dibuka pertama kali pada tahun 1904, namun 2 tahun kemudian diubah dengan desain yang sungguh ciamik. Stasiun ini merupakan rumah bagi dua jalur Metro Paris, dan didesain kembali pada tahun 1994.

7. HafenCity Universität – Hamburg, Jerman

Stasiun kece terakhir ini berlokasi di distrik HafenCity Hamburg, Jerman, di stasiun ini menggantung indah kubus lampu yang berwarna-wanri. Masing-masing lampu diisi dengan 280 LED dan memandikan penumpang yang menunggu dengan permainan perubahan warna. Jadi bersiap-siap untuk happy melihat banyak cahaya di stasiun ini ya.

Foto: Popular Mechanics


Tags :

Share on :