POSTED ON 08 Juni 2017

13 0

Apa Saja Kandungan Nutrisi yang Baik Saat Sahur dan Berbuka Puasa?


Nggak bisa dipungkiri kalau saat bulan ramadhan, pola makan kamu menjadi berubah. Namun, perubahan waktu makan di bulan ramadhan perlu diimbangi dengan menu makan sehat dan seimbang ya, Movers, agar tidak menyebabkan gangguan pencernaan serta masalah kesehatan lainnya. Pada dasarnya, tubuh tetap membutuhkan nutrisi yang sama saat kita berpuasa, maupun tidak. Meski jumlah makanan yang masuk ke tubuh mungkin berkurang, gizinya tetap harus tercukupi, Movers! Oleh karena itu, kita harus tahu, nutrisi apa saja yang baik ketika sahur dan berbuka puasa, yang jelas menu makan sehat saat kita makan harus meliputi sumber kerbohidrat, protein, vitamin, mineral, dan serat. Apa saja makanan yang mempunyai nutrisi-nutrisi tersebut yang baik saat sahur dan berbuka? Simak di bawah ini ya.

1. Karbohidrat

Sahur:

Pilih sumber karbohidrat kompleks seperti beras merah, roti gandum utuh, sereal, oat meal, kentang, dan lain-lain. Karbohidrat kompleks dicerna tubuh secara bertahap sehingga dapat menjaga kenaikan kadar gula darah (glukosa) dan memberikan rasa kenyang lebih lama.

Berbuka:

Sama dengan sahur, mengkonsumsi sumber karbohidrat kompleks seperti gandum utuh dan beras merah akan memberikan energi yang lebih stabil untuk tubuh. Namun, ada baiknya mengkonsumsi makanan tersebut setelah tarawih untuk menghindari rasa malas dan mengantuk ya, Movers.

2. Protein dan Lemak

Sahur:

Meski perlu dibatasi, lemak tetap dibutuhkan untuk mencerna vitamin A, D, E, dan K. Penambahan lemak dalam makanan juga dapat memperlambat metabolisme gula dan mempertahankan energi lebih lama. Pilih sumber lemak tak jenuh yang sehat, seperti kacang-kacangan, ikan laut (tuna, salmon, dll), minyak zaitun, dan minyak canola.

Berbuka:

Ikan laut dan telur baik dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhan protein dan lemak sehat. Protein nabati seperti kedelai juga bisa menjadi alternatif buat kamu yang nggak suka atau alergi dengan produk hewani.

3. Sayur dan Buah

Sahur:

Sembelit atau susah BAB merupakan salah satu gangguan pencernaan yang sering terjadi di bulan puasa. Untuk mencegahnya, penuhi kebutuhan serat dengan memperbanyak sayur dan buah. Makanan kaya serat juga dapat memberikan rasa kenyang lebih lama, dan dapat mencegah lonjakan asam lambung. Cobalah untuk memvariasikan menu agar gizi yang diserap tubuh juga beragam. Kurangi buah dan sayur yang merangsang produksi gas seperti kol dan kubis.

Berbuka:

Salah satu buah yang populer saat berbuka adalah kurma. Selain disarankan oleh Nabi Muhammad SAW, konsumsi kurma saat berbuka juga memberikan banyak manfaat kesehatan, namun jangan lupa untuk menjaga porsinya agar kadar gula darah tidak melonjak. Kamu dapat mencampur beberapa jenis buah dan sayuran yang disatukan menjadi salad, jus, atau masakan lainnya. Tentunya dengan cara pengolahan yang sehat dan menghindari penggunaan gula dan garam berlebihan. Kamu bisa menggunakan madu untuk pengganti manisnya gula saat membuat jus.

Movers, kamu harus mengetahui bahwa semua kebutuhan nutrisi makro harus dipenuhi di setiap hidangan sahur dan berbuka, termasuk cairan. Kamu bisa meminum setidaknya saat berbuka, sebelum tarawih, sebelum tidur, dan saat sahur. Masing-masing waktu, 2 gelas ya, Movers! Jadi totalnya, kamu meminum 8 gelas perhari.

Lalu, menu makanan sehat apa yang biasa kamu siapkan saat sahur dan berbuka, Movers? Yuk share menu sehat kamu ke Movers lainnya melalui kolom komentar di bawah. Semoga bermanfaat!


Tags :

Share on :